Author Archives: khaleeda

About khaleeda

Setitik debu yang semoga bisa ngelilipin mata Dajjal | Sunni | Ash'ari-Shafi'i-Naqshbandi Mujaddidi | Dragon Slayer | Slave of Allah

Desiderium

Terimalah ini, sebentuk cinta yang kusulam dari kerumun kata. Yang tintanya mengalir bersama musim bergulir. Yang pitanya kurangkai dari angin semilir dan ricik-ricik air. Mungkin tak seberapa. Tapi kuharap bisa menambah warna pada bianglala yang kau gantung di pucuk senja. … Continue reading

Posted in Sekeranjang Sajak | Leave a comment

Singa dari Timur [4]

: Usaha Da’wah Masturah *** Bismillah… Di sebuah desa bernama Kasabpura (dekat New Delhi, India) hiduplah sepasang suami istri, Maulana ‘Abdus Subhan dan ahliyah-nya. Beliau adalah murid Maulana Ilyas di Nizamuddin. Istrinya seorang ‘alimah yang memiliki risau fikir terhadap kondisi … Continue reading

Posted in Sebungkus Kado | Leave a comment

Da’wah. Ta’lim. Tazkiyah.

Di dunia maya ini, semua orang bisa menjadi siapa saja: hakim, polisi, guru, ustadz, pakar ekonomi, ahli tafsir, ahli bahasa, ahli politik, ahli hubungan internasional, apalah. Siapapun boleh berkomentar, suka-suka menulis status, bebas berpendapat. Semua mengaku benar, tak satu pun … Continue reading

Posted in Secangkir Renungan | Leave a comment

Singa dari Timur [3]

  Bismillah… India. 100 tahun yang lalu. Saat itu, perahu yang ditumpangi umat Rasulullah Saw terombang ambing di samudera kegelapan yang penuh penyimpangan dan kebathilan. Di tengah kondisi yang sangat bermasalah itu, Allah sekali lagi menurunkan kasih sayangNya, menunjukkan kuasaNya. … Continue reading

Posted in Sebungkus Kado | Leave a comment

Menceracau

Dalam sejarah, ga ada istilah Islam merebut kekuasaan dgn cara2 meneror, membuat kerusakan, atau ‘jihad’ serampangan. Bahkan perang pun ada adab2nya. Namun itu adalah opsi terakhir setelah dakwah bil hikmah. Islam menyebar ke seantero dunia dengan cara hikmah (tabligh), ‘ilmu … Continue reading

Posted in Setoples Camilan | Leave a comment

Apa deh

Manusia bisa menjadi apa saja dalam hidupnya. Dari sudut berbeda, aku membaginya menjadi tiga. Pertama, mereka yang berani memulai, tidak pernah takut meski berbeda, sang perintis, pembaharu, yang otaknya cerdas dan kreatif, yang ide dan gagasannya orisinal. Asli. Autentik. Di … Continue reading

Posted in Setoples Camilan | Leave a comment

Kamu

Bagiku, sastra seperti rumah yang selalu terbuka untuk kudiami. Sekadar menghangatkan jiwa dalam gerimbun kata atau sembunyi dari kejaran rasa. Bagiku, puisi adalah semangkuk sup yang kunikmati saat pikiranku lapar. Entah karena bosan memeluk diam atau karena kamu yang tetiba … Continue reading

Posted in Sekeranjang Sajak | Leave a comment