Category Archives: Segenggam Kenangan

Sepotong Episode [2]

Waktu awal masuk SMA dulu, saya kagum sama anak2 rohis. Semangat belajar agamanya tinggi meskipun berasal dari keluarga awam dan tinggal di lingkungan yang belum kondusif keislamannya. Mungkin saat itu, saya lebih beruntung karena tinggal di lingkungan pesantren dan punya … Continue reading

Posted in Segenggam Kenangan, Setoples Camilan | Leave a comment

Alhamdulillah

2 September setahun yang lalu. Allah… terima kasih telah mengirimkannya padaku.

Posted in Segenggam Kenangan | 3 Comments

Kado Terindah

Dunya ke ae musafir, manzil teri qabar hai Tay kar raha he jo tu, do din ka ye safar he Dunya bani he jab se, laakhon karoro aaye Baaqi raha na koi, mitti mein sab samaaye Is baat ko na … Continue reading

Posted in Segenggam Kenangan | Leave a comment

Milisi Oposisi Naga | Facebook

Assalamualikum Warohmatulloh Wabarokaatuh.. Untuk saudara-saudari seiman, yang meyakini eksistensi methafisikal. Siapapun dan dimanapun anda para pencari kebenaran, dan yakin secara mutlak akan ketuhanan tunggal. This is a wake up call untuk kalian prajurit-prajurit spiritual Allah, zat yang maha kekal. (Milisi … Continue reading

Posted in Segenggam Kenangan | Leave a comment

Curhat Saya Tentang Bom Cirebon

Bismillaah… Aku bersaksi tiada Tuhan yang disembah kecuali Alloh ‘Azza wa Jalla. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan utusanNya, Rosululloh Shollallohu ‘alayhi wa sallam. Aku berlindung kepada Alloh dari godaan syaitan dan nafsu yang menyesatkan. Semoga Alloh … Continue reading

Posted in Segenggam Kenangan | 5 Comments

Good Bye Alejandro…

Bismillaah…*** “Alejandro itu lagunya Lady Gaga!” “Hahh???” *Glek Seperti ditabrak truk yang ngangkut ratusan gajah (?), tubuhku terhempas ketika mendengar kabar itu dari kakakku beberapa waktu lalu. Masak iya Lady Gaga pernah nyanyiin lagu yang judulnya Alejandro? (maklum, hafalan lagu … Continue reading

Posted in Segenggam Kenangan | 21 Comments

Aku Memang Aneh! [1]

Bismillaah… ***Dari biduk paling dasar jiwa, suara-suara tak bertuan berebutan menjejali pikiran. Di kedalaman kenangan paling purba, di kediaman senyap paling sunyi, riuh suara terus membising di telinga. Ingin sekali kuacuhkan, tapi gemuruhnya semakin memecah keramaian. Bagai sepasukan walet yang … Continue reading

Posted in Segenggam Kenangan | 22 Comments